Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

sementara meninggalkan kenangan

sudah tidak terasa, waktu ku ternyata berbatas. selang, hari-hariku akan menemui sosok-sosok baru. apa aku akan bisa bertahan lebih lama? tapi mereka meminta aku untuk kuat. aku pasti sukses! 4 tahun silam, aku masih mengenakan seragam putih-biru. masih bocah ingusan yang baru mengenal cinta. masih anak kecil yang suka bersuara keras. masih gadis berkacamata yang tak bisa diam. lanjut aku mulai mengenakan putih abu-abu. jalanku, ternyata disini lebih singkat namun kenangan di dalamnya membuat aku meremang. aku dilanda kerinduan mendalam. aku mengenal keluargaku disini;  mereka semua betapa banyak yang mengukir dijalan hidupku, melukiskan memori yang akan kuingat dan kubawa selalu. sadarku, memintaku membuka mata bahwa getaran jiwa ku menggema dari kalbu, menyeru bahwa aku tak siap meninggalkan mereka disini. kemarin, senyumku merekah, melihat wajah-wajah makhluk Tuhan yang selalu kurindui. Papa, Mama, Yuqi . isakan tangis yang tak terbendung ini, ku lampiaskan dengan...

perempuan juga bisa berharap

'Datang untuk pergi, memulai untuk di akhiri. tapi kita? berada di tengahnya, aku lelah' aku terperangkap. benar sekali dalam jeratan mu. yang kau lemparkan tepat di jantung hatiku. saat awal yang tak pernah terduga, saat yang tak pernah aku bayangkan, kau hadir. pelan-pelan mengenalkanku pada sebuah rasa. rasa yang sudah sekian lama tak ku bongkar. kau mengorek pelan, lalu menyembulkannya ke permukaan; aku jatuh cinta.  waktu lalu, saat mulanya perkenalan itu, kau memberiku satu rasa. kau mengaplikasikannya dalam kadar sederhana. aku tak menuai terlalu banyak, tapi kau menyiramnya dengan sempurna membuat aku, dan hatiku jatuh padamu. tepat sasaran, aku menyayangimu. panggilan unik kita ciptakan, seolah itu hanya kita miliki. perhatian dan pengertian, membuat aku sulit membendung rindu ingin berjumpa. walau tak pernah sempat, kita selalu berusaha meyakinkan. petikan gitar halus dan suara beratmu memenuhi pendengaranku. benar, aku damai setelah mendengarkan lagu yang kau...

hari itu membuat saya lebih bersyukur

"diatas langit masih ada langit. melihat kebawah membuat kita merasa lebih bersyukur dengan nikmat Tuhan"  Ada waktu itu, saya ingat betul, 30 Juni 2013. entah apa yang saya pikirkan hari itu, hanya ingin berlalu dari manusia-manusia yang ada. saya memutuskan untuk keluar rumah, meminta izin sekedar untuk mencari angin keluar. saya bangun lebih pagi, membersihkan segala yang kiranya wajib saya bersihkan. lalu, sehabis waktu zhuhur berlalu, saya berpamitan dengan orang tua untuk keluar. walaupun hari itu terik sekali, tidak mengurungkan niat saya untuk keluar, entah apa yang saya cari, saya hanya tidak ingin bertemu siapapun hari itu. menggunakan angkutan umum saya menelusuri jalanan yang sepi. saya berhenti, tepat di pusat kota saya tinggal. Padang. pasar raya yang sudah tidak terurus lagi, sistem kendaraan yang kacau, saya keluar. saya kembali berjalan, hanya berjalan tanpa tahu apa yang akan saya lakukan. disepanjang Permindo, masyarakat Padang menyebutnya, saya ter...