Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

dua dini hari

pada pukul dua dini hari, rembulan memilih bersembunyi di balik mendung yang dingin. jendela yang sengaja ku buka agar angin bersedia menggulung malam ku dengan kesejukan. aku memperhatikan jalanan yang remang dan hening. yang terdengar hanya suara jangkrik sesekali, juga suara air kolam ikan di depan kamar ku. suasana hening ini mengirim ku pada miliyaran renungan. dua dini hari adalah waktu yang tepat segala resah dan gelisah berkumpul di puncak kepala. ku putar lagu-lagu yang baru saja ku tambahkan dalam daftar favorit ku baru-baru ini, sambil menyeruput coklat hangat dan meletakkan kursi menghadap jendela kamar yang terbuka.  bagaimana bisa segala resah itu berkumpul di waktu semua manusia harusnya dengan mimpi terbaik mereka? aku selalu menghela nafas berat. kenapa, dua dini hari menjadi teman yang salalu handal jika diajak berdiskusi. walaupun, terlalu sering aku memeriksa ponsel ku, untuk melihat adakah seseorang yang masih terjaga agar dapat menemaniku memikirkan perihal ke...

lelahnya menjadi dewasa

hai, bagaimana rasanya menjalani kehidupan yang mana semua beban sedang dipikul seberat-beratnya? lelah ya? ya, aku juga, begitulah kita semua menjadi dewasa.  memasuki umur dua puluh awal, pundak sedang kuat-kuatnya menikmati rangkaian perjalanan yang rumit. rasanya, segala sesuatu mampu terlewati hanya dengan kobaran semangat dalam dada. namun, seiring berjalannya waktu, pundak yang tadinya tegap perlahan pegal kemudian cedera.  ternyata melelahkan juga menjadi dewasa.  ada kalanya, ingin sekali berhenti dari situasi yang rumit bernama beranjak dewasa ini. rasanya ingin istirahat, namun dewasa tak memberi kita ruang untuk memulihkan diri. seperti kata orang-orang zaman sekarang, berhenti satu detik kau akan kehilangan banyak kesempatan. semenakutkan itu, saat ini menjadi dewasa. semua orang berlomba-lomba untuk menimbun banyak aset agar menjamin hari tuanya. semua orang sibuk saling sikut demi jabatan yang lebih tinggi. semua orang dewasa, sepertinya memang tidak ingin ...

a sweet and sour person

ingin ku tulis cerita tentang dia. pria tampan, tinggi semampai yang tiba-tiba saja ku kenal seperti angin. dia yang tidak pernah ada dalam rencanaku, baik itu bertemu, berkenalan ataupun berbagi waktu bersama. dia tidak pernah ada dalam daftar keinginan ku. tiba-tiba saja, saat dunia terasa berat, Tuhan seperti menghadirkan sosoknya muncul dalam radarku. begitu dekat, hingga aku berkali-kali harus mematikan sinyal agar tak selalu melihatnya. tak ada yang mudah, ketika jatuh cinta hanya dalam hitungan detik. tidak pernah ada yang mulus jalannya, ketika kau tak punya cukup banyak waktu untuk memperlihatkan sisi terbaik dari dirimu kepadanya.  dia, pria yang sangat dingin.  saat ku perhatikan ia berjalan, selalu ku lihat lesu kerap kali menempel di wajahnya. ingin rasanya, membuat dia tertawa saja. hal itulah yang muncul dalam kepala ku setiap melihatnya berjalan sendirian. entah kenapa, rasa seperti itu muncul pada orang asing yang tak ku kenali asal usulnya. rasanya lucu, meli...