kau suruh aku menunggu menitipkan janji pada puing kenangan lalu kau mohonkan padaku untuk tidak jemu memintaku bersabar terlebih dahulu kau katakan cintamu nyata untukku merangkak bimbang kau pada ucapanmu kini kau berlalu meninggalkan segenggam harapan palsu ada dusta setiap menatap mata sayu itu tersuguh ragu bergelimpung seperti inikah cinta yang kau agung-agungkan? kau saja, berjanji tidak bisa! apalagi menjagaku! kau selalu berkata kaulah yang paling mengerti aku toh, kini apa?! kau malah yang membuatku kian menjauh omong kosongmu terlalu mudah terbaca hatiku masih bisa meraba siapa yang benar dan siapa yang salah sudah jelas! kau tidak menyelipkan namaku dalam doa ucapanmu palsu! penuh semu yang tak berguna kau pengecut! yang hanya berkata 'iya' namun berlalu kau memang tak memiliki arti menyuguhkan tetesan rindu katamu? mulutmu terlalu besar sayang! teorimu terlalu panjang hingga dusta mengelilingi hidupmu ucapanmu mentah! tak terjamah o...
rangkaian kisah untukmu