seketika aku sadar, bukan mereka yang menghilang tapi akulah yang melarikan diri. semua pertemuan adalah sebuah tanda perpisahan. begitulah, selama ini aku menerjemahkan sebuah pertemanan. kita akan begitu dekat dan sangat dekat pada masanya, dan akan saling tak bersentuhan saat waktunya tiba. aku pernah mengalami perpisahan hebat. apa yang ada dalam diriku, terpaksa ku tinggalkan semua. apapun, termasuk diriku yang lama. kata orang, jika ingin menjadi lebih baik, kau harus berani melepaskan hal-hal yang dapat menahanmu. maka, saat itu aku meninggalkan semua hal dalam kotak yang berisi kenangan. aku meninggalkan mereka, saat mereka berat melepas. setiap hari, aku dikirimi rindu yang bertubi-tubi. setiap hari, aku ditanyai habis-habisan. setiap hari, mereka ada membantuku melupakan kesendirian. aku bersyukur, mereka memaklumi saat aku harus berusaha kuat. saat itu, aku masih delapan belas tahun, cukup rentan untuk lepas di dunia yang sibuk. cukup berani memang, hidup sendir...
rangkaian kisah untukmu