Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

menjadi dewasa #1 (cerita move on ...)

mengukur kedewasaan biasanya tidak lagi bisa dari umur semata. katanya, zaman sekarang anak kecil bisa dewasa dari umurnya. dan saya setuju jika dewasa itu terbentuk dari pengalaman hidup setiap orang. segala hal yang terjadi dalam hidup seseorang dapat merubah cara pandang seseorang. apalagi, hal-hal tersebut sangat mempengaruhi hidupnya. menjadi dewasa adalah sebuah usaha yang bisa dibilang cukup rumit. dalam fase itu segala bentuk rasa akan saling berbenturan, sehingga mood kita akan secara acak berubah. keadaan seperti itu sangat wajar dialami semua orang. terutama untuk orang-orang dengan pribadi overthinking dan overfeeling . fase ini akan menjadi fase terberat dalam perubahan karakternya. dalam fase ini, diri sendiri akan merasa muak dengan berbagai keadaan. ia merasa ingin memiliki waktu yang lebih untuk diri sendiri. ia akan merasa semua hal disekitarnya sangat menjengkelkan. ia akan merasa ingin melarikan diri bersama sepi, dan berteman dengan hening.  fase ter...

STUDENT MOBILITY PART 1

BUFS BUFS Ada yang bilang, “jauhlah dari rumah agar kau tahu rasanya melihat rumahmu dalam keadaan rindu. Berpetualanglah sebanyak-banyaknya selagi kau masih muda.” Karena perkataan seperti ini membuat saya menjadi lebih bersemangat untuk mengenal banyak hal di luar dari rutinitas yang selama ini saya lakukan. Untuk bisa mendapatkan kesempatan, kau memang harus mencari peluang yang banyak. Namun sebelum mencari peluang, bekali diri sendiri dulu dengan banyak persiapan. Sejak kecil saya selalu ingin pergi belajar di negara orang. Bukan karena tidak cinta Indonesia, tapi kita pasti sadar bagaimana beberapa negara maju melahirkan banyak para ahli. Dan waktu itu, saya ingin menjadi salah satunya. Mungkin itu mimpi yang sangat besar, tapi tidak ada salahnya jika kita berani mimpi sejauh itu. Karena bagi saya, kesempatan itu akan datang kepada siapa saja yang berniat untuk menemukannya. Saya, Annisa Istiqa Suwondo dari jurusan Sastra Indonesia Universitas Andalas adalah seor...

sebaiknya berhenti

untuk mencintai dengan sepenuh hati, setiap manusia mungkin bisa melakukannya. melangkah sejauh dunia dan bertahan sedalam samuderapun akan terjadi. tapi, bagaimana jika perasaan itu terlalu membuatmu menjadi manusia lemah, yang tak bisa membahagiakan dirimu sendiri. bahkan disaat kau merasa gundah, kau tak bisa berkutik pada cinta. sementara, kau sibuk menjadi pribadi yang sempurna dengan memberikan segalanya pada seseorang yang tak mampu melihatnya. banyak hal yang terjadi dalam mencintai, seolah semua gemuruh rasa hanya ada untuk dibahagiakan, bukan saling membahagiakan; sebaiknya berhenti, sebelum pisau melukaimu lebih dalam. teruntuk hati yang mulai lemah, detak jantungmu bukanlah ukuran cinta selamanya. melainkan, bahagia. dalam hidup, setiap manis akan dibalas manis. setiap pahit akan dibalas pahit. jangan sibuk memberi manis untuk menyejahterakan yang lain, sementara detak jantungmu mulai layu dan mengkerut tak kau sadari. belahlah dunia dengan hati yang kuat, menjadikanmu...