Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

aksaramu

  Banyak hal yang terlalui setelah kepergian kita waktu itu. Aku beranjak dari kursi yang masih ingin diduduki, merasa terusir dari gema-gema merdumu. Entah, amarah yang ku tumpahkan membuncah begitu saja. Segala hal mengenaimu memberi luka yang tak bersudah. Berkali-kali ku maki namamu dan berusaha mengendapkan segalanya dalam erat. Ternyata, selama ini aku takut jika jatuh cinta padamu. Ku tutupi segala hal mengenai perasaan. Ku lebur segala rindu yang membara. Luka-luka bekas dusta masih mengiris tanpa ampun. Jika luka hanyalah simbol bagi hati yang patah, lantas bagaimana dengan bahagia yang terlajur ku rasa? Hanyut dalam gelisah. Memeperhatikan setiap jalan, berharap tak temui dirimu. Berlari lebih kencang, seakan dikejar. Waktu yang berjalan cepat dari biasanya, melumerkan segala bara yang menumpuk. Sepotong cinta yang membeku, meleleh meminta alasan. Sekali, dua kali, tiga kali dapat tertahan. Untuk seterusnya, meminta penjelasan. Aku tak perlu berkoar bahwa aku mencin...

Berita Burukmu

Aku ingin mengajakmu mengelilingi dunia di dalam kepalaku. Agar kau tahu, segala rasa yang bercampur dalam hidupku begitu rumit. Setiap kali aku menjelaskan, kau sulit mengerti. aku pun sulit memberitahumu. Aku ingin mengajakmu menelusuri labirin hatiku yang penuh duri. Tapi, hati-hati terluka aku tidak bisa menyelamatkanmu. Setiap hari aku selalu berdarah, mengering lalu berdarah lagi. Apa kau siap? Menjalani kehidupan yang sulit sepertinya tidak cocok untukmu. Namun, bagiku menjadi sulit adalah biasa yang ingin aku hilangkan. ingin rasanya, bercanda dan tertawa tanpa ada beban di kepala. Rasanya, ingin sekali mengelilingi kota dengan riang tanpa harus menangis. Ingin berhenti merasakan pahitnya kopi dan menikmati coklat dingin di tepi pantai bersamamu. Ingin sekali bernyanyi bersamamu dan menuliskan asmara kita dalam narasi. Semua adalah mimpi yang inginku wujudkan denganmu. Sekali lagi tapi, aku sulit mengajakmu untuk mengerti karena kau tak benar-benar ingin mencoba menyelam bersam...