Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

I called it ALWAYS

never once in my life, have i cried over a guy, just because he broke my heart cause I've been hurt so many times before. but this, it's everything we've been through. that makes it so hard to let go of you. no, i can't stand to loose what we had. your clothes are in a bag by the door and the these pictures on the wall move to the floor like shattered pieces of our past that will sit in a box under my bed. forgotten! but, i really loved you, when i had you. every word i ever said, i meant and would never take back. yes, i loved you. in ways you'll never know and it hurts to let you go, in a month i know I'll miss you still and a part of me always will. just friend.  two words i thought I'd never hear you say, but tell me could you really be happy that way? you're more than just someone i trusted. you're the who one guy i really thought. could be the one that i would always kiss goodnight, who couldn't hurt me even if you tried. and alway...

"just" thank you

kamu sudah membuatku mundur untuk mencari cinta yang lain. kamu membuat lemah semua detak jantungku. mencintaimu, sudah memiliki rasa sakit yang luar biasa. kau membuat aku tak berani menatap cinta yang indah lagi. aku mati rasa. hambar begitulah adanya. mengingatmu, memecahkan pembuluh darahku. sesak yang kau ciptakan tak bisa lagi membuatku tertawa dengan kehadiran sosok lain. sulitku mengecap manisnya cinta, karena kau sudah merenggutnya sejak lama. kau egois! menikmatinya sendiri dan merusak lalu membuangnya begitu saja. luka yang kau torehkan, kau fikir aku sanggup menjalaninya sendiri? menatih aku untuk berdiri, luka ku cukup dalam bisa kau sebut sebagai luka abadi . tak hanya kau yang memilikinya, aku pun sama. aku takkan menyebut ulang bagaimana luka ini kau ciptakan, kau punya satu ruang untuk mengingat ini semua. memaafkan? maaf aku bukan gadis berjiwa besar mencintai? begitulah kebodohan selanjutnya percaya? gelap, aku tidak melihat apa-apa tentang ini bagaima...

Ku Ikhlaskan atas nama Tuhan

ini waktu yang sudah ku tunggu sejak lama. dimana semua tanda tanya yang selama ini kau simpan, kau ambangkan di bawah taburan bintang yang mengintip. waktu itu, hanya ada sepi dan dinginya malam yang menyeruak. hangat sebentar terkena hawa api unggun nan indah. dan ini waktunya kau sebut namaku. mungkin kali pertama setelah sekian lama. kau sebut namaku sekali lagi. terdiam sementara, menghirup nafas dengan dalam, dan kau sebut namaku sekali lagi... "dan terakhir untuk kamu, pertama yang ingin aku sampaikan di kesempatan kali ini, ucapan maaf yang teramat untukmu. aku mengaku salah atas segala hal yang sempat menyakiti mu. demi apapun jujur, waktu itu, aku hanyalah seorang lelaki yang sedang labil, yang hanya mengerti kesenangan semata. dan aku juga merasa kamu pelan-pelan mulai menjauhiku. maaf, bukannya aku ingin kau mendekat terus. tapi, hanya saja itulah hal yang ku tanyakan." kau berhenti sejenak. keheningan malam mulai amat terasa, gelak tawa yang tadi sirna s...

masih tanda tanya

kita sudah tak sejalan lagi. sudah lama sekali. pemikiran kita tak menyatu seperti dulu. aku lebih sering membantahmu dan kau pun begitu lebih sering melontarkan kalimat yang menyayat nadi ku. kita memang sudah lama tak saling mengerti. sejak bertambahnya usia, bersamaan dengan waktu kita tak lagi seperti dulu. kita tak lagi sehangat dulu. harmonisasi indah yang sempat kita tunjukkan pada dunia kini musnah. aku tak lagi berjalan di belakang mu. dan kau tak lagi menggenggam jemariku. aku sudah dewasa. semakin bertambah kedewasaan ku semakin aku terlarut dalam dunia ku, tak menghiraukan mu lagi. kau pun begitu terlalu tenggelam dalam lingkaran kesibukanmu yang membuat komunikasi kita musnah dan rusak. tak ada sinyal kehidupan di diri kita. jiwa kita sudah salah. aku tak pernah ingin mencoba memahami situasi yang terjadi di antara kita. aku mengacuhkannya. layaknya itu hanya sementara. kau juga seperti itu, bahkan sama sekali tidak ingin tahu dengan kondisi yang membingungkan ini. ka...

tak ku beri judul

"bukannya kau sudah hilang tapi masih tersimpan di dasar, paling dalam. yang kuncinya lupa entah kutaruh dimana. yang tidak ingin ku buka lagi. tapi, kau masih disana. Hati terdalam" begitu banyak alasan ku untuk pergi. memilih menemukan kebahagiaan yang selama ini kau buang sesukamu. mengkontrol hati dan perasaan hingga ia mati seketika tak berkutik, berdarah dan tenggelam hitam. aku mengumpamakan ini seperti sebuah troli yang tak pernah berhenti berputar. ya, kira-kira begitulah ketika aku mencintaimu. menunggu kepulanganmu, itu mustahil. kadang aku mengerti, tak seharusnya aku terjebak terlalu lama. tapi, setidaknya masih adakah rasa mu tersisa untukku? bukankah kita melewati hari-hari bersama? walau tanpa ucapan sekalipun. setidaknya aku selalu memperhatikanmu, tidakkah kau melakukan hal yang sama? mengapa harus seperti ini? mencintaimu saja sakit sekali. memang, bukan karena aku tidak bisa bersamamu, tapi lebih tepatnya karena sikapmu yang mematikan jiwaku. me...

samar dan abu-abu yang sejalan

"siapa yang akan tau jika bungkam adalah cara ampuh kita memperlihat kan rasa? samar. siapa yang akan mengerti jika menghindar adalah jalan satu-satunya yang kita ambil? abu-abu. dan seperti kenyataannya samar dan abu-abu yang sejalan. seperti itukah kita?" apa kau tau sajak hari apa aku mulai di setrum sengatan yang paling norak itu? kau mungkin tidak pernah sadar. kau mengetahui bagaimana cerita ku. banyak pria yang sudah berlalu lalang di hatiku, tapi semuanya samar. kau mengerti bukan? tipikal seperti aku tak pernah terlalu menggubris rasa norak itu secara berlebihan. dengan kata cukup aku melewatinya, walaupun terkadang mereka beranggapan itu kurang. tak masalah toh, kini yang ada hanya degupan kencang melebihi kenormalan detakan jantung manusia. kau tau itu kenapa? itu saat kau ada di sampingku. kau dengan segala kekonyolan mu mengubah hari-hariku jadi sedikit lebih berwarna. aku biasanya, menyimpan rasa tanpa berani mengekspresikan apa yang aku rasakan. ta...

hanya sepucuk surat

11 April 2013 hai, apa kabar? sudah lama sekali aku tidak menanyakan kabar mu. padahal jika di hitung-hitung jarak kita tak pernah lebih dari satu kilo meter. tapi sudahlah aku tak ingin membahas soal itu.  oh iya, seminggu yang lalu, tiba-tiba kamu hadir lagi dalam pikiran ku. kamu tau tidak, satu menit saja sudah cukup membuat aku memutar segalanya. sejujurnya, aku tidak pernah ingin memutarnya, tapi entah alasan kenapa dan bagaimana, semuanya tumpah begitu saja. satu menit yang sudah mengacaukan keseharianku. tanpa aku sadari, aku membuka lemari kayu di sudut kamar, kotak berukuran sedang itu masih rapi mematung, tanpa berfikir panjang lagi aku mengambil dan membukanya. aroma kayu jati lama, dan bau kertas usang pun mulai memenuhi penciumanku. tanpa aku sadari, aku meneteskan bulir hangat. kotak yang masih sama, ku ambil beberapa kertas-kertas coretan yang pernah ku buat, membacanya satu per satu. ada beberapa yang membuat ku tak bisa berhenti tertawa dan ada juga beber...

sajak untuk sosial dua

sekarang semuanya tidak lagi bercerita tentang pertemuan melainkan tentang perpisahan yang sudah di ambang pintu tak ada lagi keseragaman putih abu-abu yang akan membaluti tubuh kita kegiatan pagi hingga sore pun akan terasa jauh menjarak kali ini, ucapan terima kasih sudah tertuang di benak masing-masing bahkan kata maaf tak henti-hentinya keluar dari mulut pribadi betapa tidak, seiring berputarnya bumi, waktu kita ternyata memiliki batas sekali lagi kita berbicara bersama, kita terjebak kenangan! ruangan kelas dengan ornamen sederhana, kita membuatnya seakan itu sebuah rumah karpet berukuran sedang, takkan lagi ada yang mengisi ketika siang kursi dan meja sudah ada yang akan menggantikan posisi kita tak lama, sudah waktunya kita beranjak seperti yang pernah kalian sebut 'saatnya baju di gantungkan' ribuan memori, terukir satu per satu mengalir tiada henti sesaat bergumam betapa cepat berlalunya sang waktu keakraban dengan caranya mundur pelan-pelan kebersam...

recommended songs

hai guys! kali ini gue mau share tentang lagu-lagu yang menurut gue keren banget deh. gue dari pertama kali ngedengerin sampe hari ini ga pernah bosen. apa lagi tiap malam hahaha check this out! I will fly-Ten2five ini lagu, gue pertama kali denger waktu kelas 3 SMP, waktu temen gue nyanyiin lagu ini buat gue. ini lagu memorable banget. sampe hari ini aja gue ga bosen dengerin lagunya. kisahnya sih ga jauh beda ya, kayak kita ngarepin seseorang tapi orang itu rasanya susah banget di dapetin. dan si orang itu juga ga peka-peka hahaha You know all the things I've said You know all the things that we have done And things I gave to you There's a chance for me to say How precious you are in my life And you know that it's true To be with you is all that I need Cause with you, my life seems brighter and these are all the things I wanna say... I will fly into your arms And be with you Till the end of time Why are you so far away You know it...

bulana hati

terik bukan pelangi menguak di buta pagi telaah dulu bukan pergi menggenggam bulana batin tersepi lewati lurus berbelok jangan seringai menyantai awas jambangan ada palu mengenai tangan terseok kesakitan kakanda di seberangan kuasa tak ada lamunan datang terkecoh berulang memaafkan selalu matang matilah asa tak kunjung tiba dikau kira aku tak cinta? bukan ragu tapi lugu konsepsi terombak ambigu tak menyangka hati membatu bak kunang tak berlampu menyair aku demi kau pujangga letakkan namaku dibalik surya kencana tak apa asal kau inginkan adinda kucir sekali lagi tapi tuan tak jua peka sebuah syair singkat untuk mu goresan tinta yang tak kunjung sejalan apa kabarmu disana? ingatkan kau lagi akan luka lama write by @ istiqasuwondo 

hanya 3 kata

I LOVE YOU hanya itu yang bisa aku deskripsikan. tak banyak hanya tiga suku kata. sedikit, tapi bermakna. hanya karena tiga kata itu aku tertawa, hanya karena tiga kata itu aku menangis, hanya karena tiga kata itu aku murka, dan hanya ketiga kata itu aku memaafkan. yang menjadikan namamu objek dalam konsepsi otakku. tak banyak hal yang bisa aku jelaskan tentang tiga kata tersebut, tapi sedikitnya hatiku masih saja terkontaminasi olehmu. namamu sudah tercemar di seluruh peredaran darahku. berlebihan? aku hanya berbicara kejujuran. mencintaimu, sulit. banyak rintangan yang harus aku lewati sebelum sampai di hatimu. mencintaimu saja sudah seperti ini rintangan yang terbentang apalagi ketika aku benar-benar ada di sampingmu? tapi tak apa, menurutku dengan mencintaimu aku bisa merasakan segalanya. jatuh, bangun sendiri menghadapi rintangan berkali-kali, aku sanggup. belum terpikir di benakku untuk berhenti sampai disini. mungkin cintaku tak sedalam samudera, tapi aku pastikan...