"bulan hari ini terang, ya" sahutku sambil menatap matanya yang hangat. "iya, cantik. seperti kamu malam ini." jawabannya sambil mengusap kepalaku pelan. aku mengembalikan pandanganku ke atas sambil sesekali melirik ke arahnya. "Noel, kamu tau gak, sejak aku ketemu kamu, hidupku jadi penuh warna. aku jadi lebih banyak ketawanya. tingkah kamu kadang buat aku ngerasa, bersyukur banget udah dipertemukan sama kamu." ku coba utarakan lagi isi hatiku, kali ini sambil menggenggam tangannya. "tapi Noel, pundakku sebenarnya sangat berat. walaupun aku tidak pernah menceritakan apapun padamu, tapi aku selalu merasa ringan ketika kita saling berbicara dan tertawa. aku seperti berada dalam dimensi yang berbeda. penatku seolah lenyap dan senyummu selalu jadi alasan aku buat terus bersemangat." ku tatap lagi matanya. ku liat matanya berkaca, seolah ingin membalas tapi tidak ada sepatah katapun yang keluar. aku kemudian memeluknya. merasakan nadinya yang mulai...
rangkaian kisah untukmu