"di antara seribu bukit hanya satu yang ingin ku diami. yaitu kamu, belantara hati yang tak bertepi dan tak henti ku siangi. dan sampai detik ini, aku tak pernah berniat memisahkan diri dari markas jalanmu. terbesit pun tidak! aku tetap berjalan di tempat yang sama. berlari di garis yang sama. berhenti di titik yang sama yaitu di hatimu" -moammar emka-rasanya sungguh tak percaya jika aku bisa senekat ini. jatuh cinta setiap hari kepada orang yang sama. yaitu kamu. sungguh cinta ini memang memaksa logika ku untuk berhenti sejenak. cinta bisa menghadirkan tawa hingga sakit pun bisa ia hadirkan. ajaib sungguh! sepertinya cinta itu sudah memasuki tubuhku. mengendalikan fungsi otakku dan mengontrol keberadaan hatiku. sungguh absurd tapi terasa sangat absolut. ketika cinta itu hadir aku merasa sangat istimewa karna cinta begitu mengikat hatiku pada hatimu. sehingga memberikan efek samping bahwa aku tidak bisa melirik seseorang selain kamu. di mata ku kau begitu mempesona. parasmu memang tidak setampan joe jonas atau bahkan wooyoung tapi kau bisa memikat hatiku lebih dari mereka. senyummu begitu tampak tulus ketika ia melingkar indah di bibirmu sehingga aku selalu ingin tersenyum ketika melihat mu tersenyum. kau bisa memberikan aku energi seketika semua kendali tubuh ku hilang. semangat mu yang selalu memberiku cahaya untuk tetap berada pada garis kebahagiaan. tak peduli betapa bodohnya aku dinilai orang-orang, yang aku tau pasti selama kamu selalu berada dalam pandangan ku, aku masih bisa tertawa meskipun tawa itu kadang menghadirkan kegalauan sejenak. aku tau ini sungguh berlebihan tapi jangan salah, semua orang yang sedang jatuh cinta pasti akan selalu, sadar atau tidak sadar ia bertingkah berlebihan.
kadang cinta ini membuatku harus mengaktifkan sinyal logika ku kembali ketika sejenak aku tersadar akan drama cinta ini. seketika sadar "ini cinta yang bertepuk sebelah tangan!!!" begitu menyadarinya aku serasa habis jatuh dari gedung berlantai 24 ! sungguh menyakitkan. ternyata efek cinta yang satu ini lebih parah jika di bandingkan dengan efek gilanya cinta. tak berdaya ketika semuanya terasa begitu berbeda. tapi aku tidak bisa menyalahkan cinta ku padamu yang memiliki dua efek sekaligus. karna bukan cinta yang memisahkan, tapi karna kita yang membuatnya terjadi. bukan cinta yang melukai, kita yang membuatnya terjadi sedemikian rupa.
sesaat aku sadar ini hanya masalah bagaimana mengendalikan perasaan yang dibuat oleh berbagai macam hal yang memberikan energi negatif kedalamnya. patut saja aku terlalu mencintai mu, karna aku hanya manusia biasa yang tak sempurna sehingga aku belum mengerti bagaimana cara mengendalikan keadaan perasaan ku sehingga selalu saja datangnya cinta yang ku salahkan. pantas aku terlanjur berharap padamu, karna aku hanya gadis biasa yang tak mengerti bagaimana cara membatasi cinta, baik itu cinta yang hadir dengan efek kegilaannya atau bahkan cinta yang menghadirkan efek menyakitkan. tapi tak apa, aku hanya belum terbiasa dalam membagi efek cinta ini. untuk saat ini aku hanya perlu tenang dalam menghadapi setiap keadaan ketika melihatmu.
tapi yang selalu harus kau tau , demi apa? demikian aku mencintaimu
write by @istiqasuwondo
write by @istiqasuwondo
Komentar