tak pernah ku mencoba untuk melupakan rasa yang pernah kau gores kan ke dalam jiwaku
kau beri ku sayap, kau buat ku terbang dan ajak ku mengelilingi dunia
melihat indahnya bumi ciptaan tuhan yang tak bisa di bandingkan dengan apa-apa
kau ajarkan aku mengenal luka, dan ajarkan ku mengobati nya
kau izinkan ku ber manja, menikmati dunia remaja
kau buatku tertawa dengan semua lelucon garing yang kau punya
bahkan kau belajar berbicara dengan bahasa yang jarang kau gunakan
hatimu, aku mengenalnya..
jiwamu, aku memahaminya..
cintamu, aku merasakannya..
kau.. cinta yang dikirimkan tuhan untuk memperbaiki hati yang luka
kau.. cinta yang di anugerahkan tuhan untuk beri ku senyuman
setiap kali ku terbangun dari tidur
ingin ku sebut namamu sekali lagi dalam denyut ku..
entah apa alasan yang bisa ku jelaskan
hanya saja ingin ku sebut namamu sekali lagi dalam denyut ku
sadarkah engkau kini ku merindukan mu?
absurd perasaan ini mengingatkan tentang kita
dulu ku putuskan untuk meninggalkan segala petualangan cintaku dan cintamu
dulu ku tinggalkan kau di ujung rasa bersalah
dan kini kau telah beranjak pergi dari sana
hujan menerpa tangis mu, hingga petir melukiskan amarahmu
luka-luka yang kau rasakan akibat ulah yang ku perbuat
tapi, apakah kau bisa mengobati luka mu karenaku seperti kau ajarkan ku mengobati luka ku karenanya?
sayang, maaf..
aku tak bisa menjadi pengobat hatimu
penghapus air matamu
bahkan untuk menjadi sandaran kesedihan mu pun aku tak mampu
karena kau terlalu kecewa akan cara ku
bahkan kau tak bisa menutupui nya bukan?
tapi kau tetap tidak bisa menutupi bahwa kau masih menginginkan ku
begitu pun aku
aku masih sangat menginginkan mu
apakah yang harus aku lakukan untuk menebus ini?
ingin ku sebut namamu sekali lagi dalam denyut ku
kau beri ku sayap, kau buat ku terbang dan ajak ku mengelilingi dunia
melihat indahnya bumi ciptaan tuhan yang tak bisa di bandingkan dengan apa-apa
kau ajarkan aku mengenal luka, dan ajarkan ku mengobati nya
kau izinkan ku ber manja, menikmati dunia remaja
kau buatku tertawa dengan semua lelucon garing yang kau punya
bahkan kau belajar berbicara dengan bahasa yang jarang kau gunakan
hatimu, aku mengenalnya..
jiwamu, aku memahaminya..
cintamu, aku merasakannya..
kau.. cinta yang dikirimkan tuhan untuk memperbaiki hati yang luka
kau.. cinta yang di anugerahkan tuhan untuk beri ku senyuman
setiap kali ku terbangun dari tidur
ingin ku sebut namamu sekali lagi dalam denyut ku..
entah apa alasan yang bisa ku jelaskan
hanya saja ingin ku sebut namamu sekali lagi dalam denyut ku
sadarkah engkau kini ku merindukan mu?
absurd perasaan ini mengingatkan tentang kita
dulu ku putuskan untuk meninggalkan segala petualangan cintaku dan cintamu
dulu ku tinggalkan kau di ujung rasa bersalah
dan kini kau telah beranjak pergi dari sana
hujan menerpa tangis mu, hingga petir melukiskan amarahmu
luka-luka yang kau rasakan akibat ulah yang ku perbuat
tapi, apakah kau bisa mengobati luka mu karenaku seperti kau ajarkan ku mengobati luka ku karenanya?
sayang, maaf..
aku tak bisa menjadi pengobat hatimu
penghapus air matamu
bahkan untuk menjadi sandaran kesedihan mu pun aku tak mampu
karena kau terlalu kecewa akan cara ku
bahkan kau tak bisa menutupui nya bukan?
tapi kau tetap tidak bisa menutupi bahwa kau masih menginginkan ku
begitu pun aku
aku masih sangat menginginkan mu
apakah yang harus aku lakukan untuk menebus ini?
ingin ku sebut namamu sekali lagi dalam denyut ku
write by @istiqasuwondo
Komentar