Langsung ke konten utama

sepertinya ini tentang waktu

"sepertinya waktu belum bisa merubah segalanya.. aku terlanjur masuk kedalam hatimu. jauh dan terjatuh di dasarnya"

waktu terus berjalan. rentang waktu yang singkat sudah membuat ku terbuai pada kisah cinta yang kau persembahkan. walau awalnya ku rasa ini terlalu cepat. walau awalnya hatiku masih saja belum yakin padamu. walau awalnya aku hanya berniat untuk bermain-main atas perasaan yang kau berikan, tak kusangka kini semuanya berbalik dengan sempurna. kau yang sempat mempercayai hatimu untukku, kau yang sempat terlalu menyayangi ku dengan satu fakta yang tak bisa kita sebutkan aku melukai mu. terlalu jauh aku mengecewakan kepercayaanmu, terlalu banyak permainan dan perkataan ku yang menggores luka pada hatimu. dan kau berubah, benar-benar berubah..
 pria bermasker, aku mencintaimu
untuk kali ini aku telah menyadari betapa aku sungguh menggilaimu. yang mungkin kau tak bisa mempercayainya bukan? karena aku telah terlalu sering mempermainkan hatimu. sejenak aku sempat berfikir kau lelah tapi kali ini aku sungguh sudah tersadar. aku tersadar ternyata permainan itu membuahkan cinta yang begitu dahsyat, aku pun masih heran dan bertanya mengapa ini bisa terjadi. tapi aku tak lagi memperdulikan tanda tanya itu, yang jelas sekarang aku mencintaimu. percaya atau tidak itu tulus 

hari demi hari sudah terlewati, kau masih saja belum berani memberikan kesempatan kedua padaku. setiap kali aku tanyakan kau hanya menjawab "ini masih sulit. karena kekecewaan ku, rasa cinta itu mulai berkurang" kau kira aku tidak tersayat mendengar ucapan ini? sungguh aku terluka! tapi, aku bisa apa? lagi-lagi ini masih saja salahku. aku yang dulu membuatmu terluka. aku yang dulu tidak mempercayaimu. semuanya berbalik, berbalas sempurna hingga sesak di dadaku tak kunjung reda. kau masih saja berpegang pada pendirian mu. jika rasamu berkurang kenapa kau tidak pergi saja? kenapa kau masih saja ingin berinteraksi dengan gadis yang menyia-nyiakan mu dulu? walau pun tanda tanya ini datang kembali jujur dari hati aku masih menginginkannya. canda, tawa seperti ini begitu ku rindukan. tapi status? sudah tidak ada. 

aku ingin mengulangnya sekali lagi. aku ingin memperbaiki semuanya. aku ingin memperbaiki hatimu. bisakah kau beri aku kesempatan? aku tau kau masih menginginkannya hanya saja kau terlalu terikat dengan prinsip yang selama ini kau bangga kan. apa ini tentang waktu? kau buat aku menunggu dengan harapan yang masih abu-abu. aku rela saja, tapi terkadang aku juga tidak bisa memungkiri aku terluka. kau mengikatku tanpa kejelasan. apa ini adil? jika kau sempat terluka oleh ku kenapa tidak pergi saja seperti yang sudah ku katakan sebelumnya. aku masih memegang erat hatiku untuk percaya bahwa kau akan kembali. tapi sampai kapan? apa waktu bisa menjawab tanda tanya yang kini masih bermain-main? kini kita tidak jelas. kita sama-samar. jika masih mencintai apa salahnya mengulang lagi? jika itu terjadi aku pastikan takkan menyia-nyiakan mu lagi. 

dan sepertinya ini tentang waktu, yang belum bisa memberi kepastian pada hati yang rapuh.
dan lagi sepertinya ini tentang waktu, yang masih saja berfikir untuk memberi jawaban pada hati yang bingung.
dan jika ini memang tentang waktu, ku pastikan aku tetap mencintaimu


inspired  "story of my best friend"

write by @istiqasuwondo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kau pantas mencari penggantinya

“kamu bertahan untuk apa? Memutar waktu? Membalikkan hati manusia yang sudah tak mengingatmu?” seru Anita  Dalam rintikan hujan, Dinda termenung memikirkan setiap rangkaian kata dari Anita. Dalam pikirannya hanya bermain-main satu orang laki-laki yang sejak dulu tak ingin ia lupakan.   Ia bertahan karena ia percaya bahwa keajaiban akan mengembalikan hati lelaki itu. Ia tak pernah bosan untuk bertahan menanti, walau ia tau bagaimana rasanya di abaikan berkali-kali. Andai waktu dapat menjawab hati manusia lebih cepat, penantian mungkin takkan pernah berujung lama dan penuh tanda tanya seperti yang terjadi pada setiap manusia saat ini. Andai rasa bisa di hapus dengan lebih cepat tanpa harus menunggu waktu, pasti tak banyak manusia yang merasakan luka dan rasa iba setiap saat. Tapi, waktu terlalu sering bermain-main hingga ia berlama-lama mengguncang hati manusia setiap kali manusia terluka. *** “bagaimana sudah berfikiran jernih?” tanya Anita tiba-tiba “ti...

saya bercerita sedikit

  hello semua para pembaca, ini cerita saya kemarin 8. Oktober 2013 selamat membaca dan melihat beberapa foto yang tertera :)   cerita kemarin, kemarau sudah mulai menampakkan jati dirinya. pepohonan mulai menguning dan gugur satu per satu. udara yang begitu dingin membuat tubuh sedikit menggigil. namun tidak menghalangi niat saya untuk terus berjalan dan mencari tahu seluk-beluk kota ini. ini dia salah satu taman kota yang terletak tidak jauh dari tempat tinggal saya.  -Ronaldstrasse- haltestelle berkunjung kesana untuk pertama kalinya, dengan modal nekat tanpa tau tempat lebih tepatnya. berjalan bersama seorang teman sehabis pulang kursus, setidaknya melupakan sedikit beban kepala yang begitu menumpuk. balik lagi, taman ini sewaktu saya berkunjung tidak begitu ramai, mungkin di karenakan masih terlalu siang, banyaknya pohon membuat rindang taman ini, saya tidak banyak memotret tapi coba lihat beginilah kira-kira keadaan taman yang saya kunju...

kau biarkan aku berperang sendirian

tulisan ini terbentuk dari potongan-potongan perasaan yang tak bisa ku utarakan. saat itu menilai diriku dan kamu hanyalah bentuk ketidakdewasaan. namun setelah ku telusuri segala sisi dari hidupku, melihat dari sisi terluar perasaan kita, lingkungan baru membuat cara pandangku semakin berbeda. patutlah aku beranjak lebih cepat. depalan tahun lalu, sebelum kita memutuskan untuk saling memaafkan lagi. kita punya misi yang baik untuk dapat ku percaya bahwa ini adalah terakhir kalinya. kau terjebak dengan pesona masa lalumu ini, aku terjebak dengan kata cinta yang selalu kau utarakan berkali-kali. sekejap kita bagaikan simpul tali yang terikat dengan erat. hari-hariku bersamamu adalah waktu dimana aku berusaha menyesuaikan diri, meninggalkan ego di kantong belakang, agar janji tersebut dapat terlaksana. ku beri kau seluruh dunia, agar semangatmu tak lagi hilang. ku beri kau seluruh cinta agar sepimu tak lagi datang. ku beri kau waktu yang berlimpah, agar kau tak perlu menanggung rindu. sa...