Rasanya ketika kita mampu mengungkapkan isi hati kepada orang yang memberi debar akan sangat menyenangkan. perihal diterima atau tidak adalah urusan perasaan masing-masing. kita harus terima segala konsekuensi, yang terpenting adalah mengatakannya. tapi, seberapa banyak dari manusia yang memberanikan diri untuk mengatakannya dengan lantang tanpa berfikir matang? kebanyakan kita mundur karena belum sempat mengenal pribadi orang lebih dalam, dan terlalu cepat mengambil kesimpulan untuk pulang.
Tapi bagiku, setiap kejadian yang terjadi tidak akan terulang lagi. kita tidak akan bisa mengembalikan waktu atau mengembalikan kesempatan. aku pernah memutuskan untuk berdiam diri, menunggu orang itu datang. namun, bertahun-tahun sudah ku tunggu, ia tak kunjung datang juga. hingga pada akhirnya, dia menemukan tempat baru, hati baru dan menggantikan kenangan yang sudah ku bangun dalam kepalanya. aku tergantikan begitu saja, tanpa sempat mengatakan apa yang ingin ku katakan. aku melewatkan satu kesempatan dan aku kehilangan dia selamanya tanpa pernah mengatakan bahwa aku mencintainya.
Pada awalnya, aku merasa bahwa berdiam dengan semua debar itu akan baik-baik saja. waktu akan menghapus semua jejak kenangan yang kita bangun dalam ingatan seseorang. tapi, bagaimana jika waktu tak cukup cepat membantu mu melupakan semua itu? yang ada hanya sesal karena menjadi pribadi pengecut. pengecut karena takut hatimu tak di sambut dengan baik. pengecut karena takut kau tidak lebih baik dari orang yang sedang mengejarnya juga. jadi, semuanya kupu-kupu dalam dadamu, kau larutkan begitu saja dan mengalihkan diri dari kenyataan.
Untuk beberapa orang, melarikan diri diam-diam adalah pilihan terbaik, dan beberapa orang tak ingin ambil pusing. tapi bagiku, aku tak pernah tau isi hati seseorang jika aku tak mencoba mengatakan semua padanya. meski, acap kali aku dikatakan terlalu berlebihan, tak apa. semua orang punya opininya masing-masing untuk menenangkan pikiran. ya, aku dengan cara mengatakan semuanya dan mengetahui jawaban itu dari orang yang bersangkutan.
katakanlah walaupun itu akan membuat hatimu patah.
katakanlah walaupun itu akan merusak rasa percaya dirimu.
setidaknya, kau gagal karena telah berusaha. bukan gagal karena tak melakukan apa-apa.
with love, itijonas.
Komentar