seberapa banyak namanya kau sebut setiap hari? sudah berapa kali kau mengingat segala hal tentangnya? simpanlah semuanya dalam kantong mu, kau telah dilupakan.
mengingat kenyataan bahwa kamu bukanlah bunga yang ingin dia simpan dalam kamarnya, sudah cukup untuk berhenti sebelum terlambat. kamu bukanlah apa-apa dimatanya selain, ilalang kecil yang tumbuh dalam penglihatannya, sangat kecil hingga kau sangat mudah dilewati. kenapa belum puas dengan segala bukti yang terlihat begitu nyata? kenapa harus memaksakan diri terlalu jauh, jika Tuhan mampu membalik-balikkan keinginannya. kenapa tidak kamu terima saja, kau telah dilupakan.
kau ingat segala kebaikannya, leluconnya, isi kepalanya, kepribadiannya, lagu kesukaannya, warna yang dia pakai setiap hari, tapi tak ada satu hal darimu yang diingatnya. coba kau tanya padanya, apa lagu kesukaanmu, apa warna kegemaranmu, apa isi kepalamu hari ini. tidak, dia takkan pernah tau. kehadiranmu adalah ruang kosong yang ingin dia tutup. perhatikanlah, kau begitu bahagia menyambutnya dengan pelukan hangat saat badai mengguncang harinya. kemana dia, saat kau hampir mati dengan depresimu setiap malam? tidak ada siapapun di sana.
kau tak pernah merasa ada yang salah dari semua pendapatnya, kau terima kepribadiannya tanpa cela apapun karena yang kau lihat darinya adalah seluruh. namun dia, tak pernah suka apapun yang kau lakukan, dia selalu mengkritik pendapatmu, kegemaranmu, dan hal-hal yang kau senangi karena dia melihatmu hanya separuh. apa menurutmu semua itu adil?
aku sudah bilang, jika esok hari nyawamu tak lagi ada di bumi, dia takkan pernah tau.
orang seperti dia akan disukai oleh banyak orang, dan orang sepertimu juga akan disukai oleh banyak orang. jadi, jangan pernah merasa tak dicintai hanya karena orang yang kau cintai tidak mencintaimu kembali.
jalanlah terus, akan ada orang yang takut jika kepalanya tak mampu mengingat sosokmu. akan ada, orang yang sakit ketika melihat kau sakit. akan ada, orang yang tidak bisa melupakanmu dengan mudah. dan itu adalah aku.
with love, itijonas
Komentar