Langsung ke konten utama

Jatuh Cinta


Aku merasakan  jatuh cinta itu kembali. Dulu ketika berpapasan jalan denganmu, aku tak merasakan apapun. Aku bahkan tak mengacuhkanmu. Aku hanya merasa kamu hanya teman. Tapi ketika menyadari,ada rasa yang tumbuh di dalam hati ini. Semuanya jadi berubah. Melihatmu dari kejauhan sudah membuat jantung ini dag dig dug. Berpapasan dengan mu, sudah tak menjadi biasa lagi. Melihat wajah mu, aku sudah tak berani. Bertatap muka dengan mu, sudah tak menjadi tatapan yang  seorang teman. Semua itu berubah setelah aku jatuh cinta padamu. Tidak ada yang salah ketika seseorang bersikap lebay ketika jatuh cinta. Jatuh cinta memang membuat seseorang menjadi buta. Tidak memandang baik buruknya, tidak memandang level, tidak memandang perbandingan apapun. Semuanya terlihat baik, semuanya terlihat indah. Dia tidak tampan, tapi dia bisa membuat ku jatuh cinta padanya. Membuat ku salah tingkah ketika berada di dekatnya. Membuatku selalu ingin bertemu dengannya. Membuat ku selalu ingin tampil cantik di depannya. aku tak tahu bagaiman perasaanmu kepadaku. Aku hanya menyimpulkan bagaiman perasaanmu kepadaku dari bahasa tubuhmu terhadapku. Aku hanya menerka-nerka. Mungkinkah kamu menyukaiku? Mungkinkah kamu menyukai orang lain? aku hanya bisa menerka-nerka. Tapi yang aku tahu, aku mulai jatuh cinta kepadamu.



write by @ola_liviola

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena kau pantas mencari penggantinya

“kamu bertahan untuk apa? Memutar waktu? Membalikkan hati manusia yang sudah tak mengingatmu?” seru Anita  Dalam rintikan hujan, Dinda termenung memikirkan setiap rangkaian kata dari Anita. Dalam pikirannya hanya bermain-main satu orang laki-laki yang sejak dulu tak ingin ia lupakan.   Ia bertahan karena ia percaya bahwa keajaiban akan mengembalikan hati lelaki itu. Ia tak pernah bosan untuk bertahan menanti, walau ia tau bagaimana rasanya di abaikan berkali-kali. Andai waktu dapat menjawab hati manusia lebih cepat, penantian mungkin takkan pernah berujung lama dan penuh tanda tanya seperti yang terjadi pada setiap manusia saat ini. Andai rasa bisa di hapus dengan lebih cepat tanpa harus menunggu waktu, pasti tak banyak manusia yang merasakan luka dan rasa iba setiap saat. Tapi, waktu terlalu sering bermain-main hingga ia berlama-lama mengguncang hati manusia setiap kali manusia terluka. *** “bagaimana sudah berfikiran jernih?” tanya Anita tiba-tiba “ti...

saya bercerita sedikit

  hello semua para pembaca, ini cerita saya kemarin 8. Oktober 2013 selamat membaca dan melihat beberapa foto yang tertera :)   cerita kemarin, kemarau sudah mulai menampakkan jati dirinya. pepohonan mulai menguning dan gugur satu per satu. udara yang begitu dingin membuat tubuh sedikit menggigil. namun tidak menghalangi niat saya untuk terus berjalan dan mencari tahu seluk-beluk kota ini. ini dia salah satu taman kota yang terletak tidak jauh dari tempat tinggal saya.  -Ronaldstrasse- haltestelle berkunjung kesana untuk pertama kalinya, dengan modal nekat tanpa tau tempat lebih tepatnya. berjalan bersama seorang teman sehabis pulang kursus, setidaknya melupakan sedikit beban kepala yang begitu menumpuk. balik lagi, taman ini sewaktu saya berkunjung tidak begitu ramai, mungkin di karenakan masih terlalu siang, banyaknya pohon membuat rindang taman ini, saya tidak banyak memotret tapi coba lihat beginilah kira-kira keadaan taman yang saya kunju...

kau biarkan aku berperang sendirian

tulisan ini terbentuk dari potongan-potongan perasaan yang tak bisa ku utarakan. saat itu menilai diriku dan kamu hanyalah bentuk ketidakdewasaan. namun setelah ku telusuri segala sisi dari hidupku, melihat dari sisi terluar perasaan kita, lingkungan baru membuat cara pandangku semakin berbeda. patutlah aku beranjak lebih cepat. depalan tahun lalu, sebelum kita memutuskan untuk saling memaafkan lagi. kita punya misi yang baik untuk dapat ku percaya bahwa ini adalah terakhir kalinya. kau terjebak dengan pesona masa lalumu ini, aku terjebak dengan kata cinta yang selalu kau utarakan berkali-kali. sekejap kita bagaikan simpul tali yang terikat dengan erat. hari-hariku bersamamu adalah waktu dimana aku berusaha menyesuaikan diri, meninggalkan ego di kantong belakang, agar janji tersebut dapat terlaksana. ku beri kau seluruh dunia, agar semangatmu tak lagi hilang. ku beri kau seluruh cinta agar sepimu tak lagi datang. ku beri kau waktu yang berlimpah, agar kau tak perlu menanggung rindu. sa...