bulan malam ini tenggelam di matamu.
hati juga ikut menggopoh rindu yang kian berat.
seulas senyummu bisa menggoyahkan iman manusia.
karena senyummu bagai madu yang baru diambil dari sarangnya, manis sekali.
aku tidak kuat bersembunyi
jutaan manusia ternyata rela membawa rembulan di tangannya.
mengalungkan emas dengan dada yang di busungkan.
mereka menggoda dengan nafsu terliarnya.
malam itu saat pintu tak terkunci
kau memilih melarikan diri
selang waktu yang bertebaran sepi
langkah kakimu yang tegas terdengar dari balik rumah reotku
kau perlihatkan sepasang cincin emas dan meminangku.
katamu:
jika waktu itu aku masih tinggal di sisimu.
Tuhanku tidak akan mempercayakanmu padaku.
sungguh rasa dalam dada yang Ia panaskan tak mampu membakar rasa hormatku.
aku dalam ketidaksempurnaan masih mencintaimu walau tanpa rembulan namun ku junjung mentari di atas puncak kepala.
agar kelak kita tak kehilangan cahaya untuk melengkapi dunia.
with love, itijonas
12/7/17
01:22
hati juga ikut menggopoh rindu yang kian berat.
seulas senyummu bisa menggoyahkan iman manusia.
karena senyummu bagai madu yang baru diambil dari sarangnya, manis sekali.
aku tidak kuat bersembunyi
jutaan manusia ternyata rela membawa rembulan di tangannya.
mengalungkan emas dengan dada yang di busungkan.
mereka menggoda dengan nafsu terliarnya.
malam itu saat pintu tak terkunci
kau memilih melarikan diri
selang waktu yang bertebaran sepi
langkah kakimu yang tegas terdengar dari balik rumah reotku
kau perlihatkan sepasang cincin emas dan meminangku.
katamu:
jika waktu itu aku masih tinggal di sisimu.
Tuhanku tidak akan mempercayakanmu padaku.
sungguh rasa dalam dada yang Ia panaskan tak mampu membakar rasa hormatku.
aku dalam ketidaksempurnaan masih mencintaimu walau tanpa rembulan namun ku junjung mentari di atas puncak kepala.
agar kelak kita tak kehilangan cahaya untuk melengkapi dunia.
with love, itijonas
12/7/17
01:22
Komentar