jadi Adam,
dunia ini sempit.
hanya seluas ruas jarimu yang membengkak.
atau selebar perutmu yang melunak.
di dunia ini kau turun,
sebagai pengingat khilafku, khilafnya dan khilaf mereka .
kau mengajarkanku untuk duduk bersandar paling bawah
agar bisa mendengar dengan seksama
tentang semua sabda alam rekaan manusia.
teruntukmu wahai Adam,
yang membakar pahitku jadi abu berputar,
yang memercikkan api pada asramaku yang hilang,
yang menuai bibit asa dengan serabut kelapa, yang sekiranya mampu putus dalam sekejap.
oh Adam,
aku begitu gila.
setelah aku menyadari duniamu adalah dunia yang ku impikan.
dan Adam,
jika tak bisa ku sentuh, walau hanya sekejap,
aku masih menginginkan kekosongan dunia.
meski harus terlebih dahulu terbuang.
teruntuk Adam,
cintaku padamu akan terus berakar menembus perut dunia.
with love, itijonas
6/7/17
00:11
dunia ini sempit.
hanya seluas ruas jarimu yang membengkak.
atau selebar perutmu yang melunak.
di dunia ini kau turun,
sebagai pengingat khilafku, khilafnya dan khilaf mereka .
kau mengajarkanku untuk duduk bersandar paling bawah
agar bisa mendengar dengan seksama
tentang semua sabda alam rekaan manusia.
teruntukmu wahai Adam,
yang membakar pahitku jadi abu berputar,
yang memercikkan api pada asramaku yang hilang,
yang menuai bibit asa dengan serabut kelapa, yang sekiranya mampu putus dalam sekejap.
oh Adam,
aku begitu gila.
setelah aku menyadari duniamu adalah dunia yang ku impikan.
dan Adam,
jika tak bisa ku sentuh, walau hanya sekejap,
aku masih menginginkan kekosongan dunia.
meski harus terlebih dahulu terbuang.
teruntuk Adam,
cintaku padamu akan terus berakar menembus perut dunia.
with love, itijonas
6/7/17
00:11
Komentar