Aku mungkin bukan perempuan terbaik yang pernah kau temui. Aku juga mungkin belum apa-apa dibanding perempuan di luar sana yang sudah menjadi dewasa dengan jalannya. Yang sudah mampu berjalan tanpa perlu mengkhawatirkan resiko sebegitu besarnya. Dan mampu berdiri lagi mencari kebahagiaan lain. Mungkin saja aku kalah dari perempuan di masa lalumu.
Perlu kamu ketahui, aku salah satu perempuan yang sulit untuk menjalani hidup. Aku merasa-rasakan setiap luka yang orang lain berikan kepadaku. Aku teramat suka menyimpan apa yang kurasakan, hingga aku menjadi kecil di depan orang lain dan tidak pernah percaya bahwa orang lain akan menerimaku dengan baik.
Aku terbiasa sendiri menyelesaikan konflik batin dalam diriku. Aku sudah menentang hatiku terlalu banyak untuk selalu kuat dan mencoba tak memerlukan orang banyak. Aku menyikapi itu semua dengan egois karena aku tahu suatu saat aku akan ditinggalkan. Jadi aku selalu percaya semua yang datang hanya untuk pergi lagi.
Aku ingin mengutarakan semua yang ada dipikiranku agar aku bisa dimengerti dengan mudah oleh orang lain. Namun aku tidak bisa. Kali ini aku ingin memilih mu menjadi orang itu. Menjadi orang yang mampu membantuku menafsirkan keinginan tersirat yang selalu membebani hari-hariku. Karena aku juga ingin menangis di depan manusia, agar aku bisa ditenangkan dengan kasih sayang. Bukan dengan bantal yang selalu basah dalam kelamnya kamarku.
Aku ingin berbagi kisah-kisah dan semua imajinasiku denganmu. Agar kau lambat laun mampu mengerti kebiasaanku yang selalu bertentangan denganmu. Aku juga ingin kau mengerti aku, seperti aku juga akan mengerti keinginanmu. Aku benci berada dalam masalah, oleh karena itu aku ingin semua baik-baik saja mulai dari hari ini dan kedepannya. Aku tidak memiliki banyak keinginan lain selain, tetap disampingku saja dan tetap menatap aku seorang saja.
Ajak aku mengerti duniamu dengan baik dan akan aku lakukan semampuku.
Jangan katakan ingin pergi dengan mudah karena aku benci mendengarnya.
Aku tidak bisa berjanji banyak hal, namun untuk satu hal aku berjanji untuk menjadi diriku sendiri dalam menyayangimu. Dan terima aku apa adanya saja, karena ketika aku harus berubah menjadi sesuatu yang diluar diriku, aku tidak bisa memberikan yang terbaik untukmu.
with love, itijonas
Komentar