aku melihat mu dari tempat terendah,
di atas sana kau baik-baik saja. melanjutkan hidupmu, bahkan ketika aku tak lagi di sana. kau tetap tersenyum, kau tetap berdiri dengan gagahnya. aku melihat kau semakin bahagia, aku melihat kau menerima semua pujian atas keberhasilanmu mematahkanku dalam sekejap. aku di sini, dari bawah sini, aku menyapu air mataku setiap hari. melihat kau baik-baik saja semakin memperburuk hari-hariku. kenapa, kau baik-baik saja sedangkan aku sudah hampir mati menelan lara? padahal hatiku, sudah kau rebut seluruh, kau buat duniaku jadi dunia yang paling menyenangkan. kenapa, saat kau tak ada, hadiah terakhir malah neraka yang sangat menyiksa?
apakah mencintaimu bagian dari dosa? malam-malam ku tak lagi indah, aku tak lagi tersenyum. aku katakan, aku kehilanganmu dengan lantang. tapi, mengapa kau tak pernah mendengar? apakah kau mulai menulikan telinga dari saat itu? jika mencintaimu tidak diperbolehkan, kenapa kau ajak aku ke depan pintu, namun tak diizinkan masuk?
love, itijonas
Komentar