kucoba menutupi hati
menutup telinga hingga mata
menyisihkan kepala ketika melihat
berpura tak tahu bahkan tak mendengar
dulu ku kecewa
dulu ku menyesal
ku berbuat hingga kau terluka
kau pergi dan menjauh begitu pun aku
debaran ketika berjumpa lagi
masih tak terukur, masih kencang seperti dulu
entah itu apa aku tak mengerti
yang jelas aku hanya berusaha menepis rasa.
dan entah rasa bersalah atau apa
aku hanya berusaha untuk tidak memikirkan
mencari hati baru untuk berlabuh
namun lagi-lagi mereka mengecewakan
ini sesuatu yang absurd untuk di pikirkan
melewati hari tanpa kamu, berbeda
sapaan hingga senyuman di pagi hari tak lagi ada
walau terkadang hati ingin kembali ber cengkrama
ada satu hal yang ku mengerti, kita terpisahkan jarak
ada satu hal yang ku tau, aku merindukan mu
dan ada satu hal yang ku yakini, kau akan kembali
nanti, mungkin
melewati ratusan hari yang ada
kau dan aku masih saja terpisah, hilang dan entah kemana
aku merasa kau merenggut seluruh aku
tak sadar ternyata aku begitu mencintaimu
mungkinkah kau kembali?
mungkinkah kau menepati janji?
mungkinkah kau mengingat 8 tahun yang akan datang itu?
mungkinkah kau menjanjikan Makassar untukku?
mungkinkah kau menemui ku di negara yang sempat kita bayangkan dulu?
kini hanya "mungkin" yang ku persembahkan
kini hanya "angan" itu yang ku pertahankan
menutup telinga hingga mata
menyisihkan kepala ketika melihat
berpura tak tahu bahkan tak mendengar
dulu ku kecewa
dulu ku menyesal
ku berbuat hingga kau terluka
kau pergi dan menjauh begitu pun aku
debaran ketika berjumpa lagi
masih tak terukur, masih kencang seperti dulu
entah itu apa aku tak mengerti
yang jelas aku hanya berusaha menepis rasa.
dan entah rasa bersalah atau apa
aku hanya berusaha untuk tidak memikirkan
mencari hati baru untuk berlabuh
namun lagi-lagi mereka mengecewakan
ini sesuatu yang absurd untuk di pikirkan
melewati hari tanpa kamu, berbeda
sapaan hingga senyuman di pagi hari tak lagi ada
walau terkadang hati ingin kembali ber cengkrama
ada satu hal yang ku mengerti, kita terpisahkan jarak
ada satu hal yang ku tau, aku merindukan mu
dan ada satu hal yang ku yakini, kau akan kembali
nanti, mungkin
melewati ratusan hari yang ada
kau dan aku masih saja terpisah, hilang dan entah kemana
aku merasa kau merenggut seluruh aku
tak sadar ternyata aku begitu mencintaimu
mungkinkah kau kembali?
mungkinkah kau menepati janji?
mungkinkah kau mengingat 8 tahun yang akan datang itu?
mungkinkah kau menjanjikan Makassar untukku?
mungkinkah kau menemui ku di negara yang sempat kita bayangkan dulu?
kini hanya "mungkin" yang ku persembahkan
kini hanya "angan" itu yang ku pertahankan
write by @istiqasuwondo
Komentar