Negeri Hitler
begitulah kira-kira sebutannya. terletak di benua Eropa, memiliki empat musim, iya, sebutkan saja itu negara Jerman. jauh sekali jika di bayangkan, dan berbeda sekali bila di telaah. itu negeri pelajar. memiliki kesempatan untuk belajar disana siapa yang bisa menolak? itu cita-cita terbesar saya ! orang tua saya sudah mengizinkan saya dengan ikhlas untuk menuntut ilmu di negeri yang belum pernah saya sentuh sama sekali itu. bahagia memang sangat menyelimuti, tapi ada hal-hal yang memberatkan saya atau yang bisa di katakan membuat saya ragu untuk melangkah kesana.
apakah sudah siap dengan aturan-aturan disana? apakah sudah mengerti adat-adat disana? apakah persiapan sudah begitu matang untuk menuntut ilmu disana? siapkah dengan cuaca disana? atau bahkan makanan disana?
itulah pertanyaan-pertanyaan yang selalu membimbangkan hati saya. kadang jika di pikirkan itu bisa menjadi mimpi buruk. begitu banyak pikiran negatif memikirkannya. tapi beruntung, saya memiliki orang tua dan teman-teman yang senantiasa membangkitkan semangat saya. memberikan sugesti terhadap pemikiran saya. mereka semua benar-benar mengharapkan keberangkatan saya. sampai saya juga masih mengingat ucapan papa saya "pergilah, buat kami bangga karena telah membesarkanmu" itu adalah ucapan yang membuat saya tak pernah berhenti menangis jika mengingatnya. dalam setiap hari, orang tua saya selalu memberikan saya nasihat-nasihat, tentang bagaimana saya harus bersikap, bagaimana saya harus mengatur, semuanya, mereka mengajarkan saya satu per satu tentang kemandirian. apakah saya bisa siap meninggalkan mereka ke negeri yang jauh itu? saya pasti akan sangat merindukan mereka, tanpa punya waktu untuk merindukan diri sendiri, mereka, adalah hal pertama yang akan saya rindukan ketika saya telah berpijak di tanah Eropa itu.
sama halnya dengan teman-teman, yang selama ini telah menghabiskan masa remaja dengan saya. mereka dengan penuh antusias menyemangati saya, memberikan support yang tak kalah meriah. banyak diantara mereka mengatakan itu adalah pilihan yang bagus, sangat bagus malahan. sampai teman terdekat saya pun pernah memberikan saya sugesti yang begitu mengharukan seperti ini "lebih baik kamu disana, tuntut ilmu yang lebih, pulang ke tanah air bersama ilmumu, buat saya bangga sebagai temanmu, jangan kecewakan saya karena kekhawatiranmu itu. jika kamu percaya pada dirimu sendiri, semuanya akan berjalan sesuai dengan impianmu. saya disini memang hanya bisa berdoa atas kesuksesanmu, tapi jangan salah, saya terus menunggu kepulanganmu. jika kamu sudah siap untuk kembali, panggil saya, nanti saya yang akan menjemputmu di bandara" mendengar ucapan itu, membuat saya tak henti-hentinya berterima kasih sudah di berikan makhluk seperti dia. bagaimanapun saya harus melakukannya. tanpa alasan apapun saya harus kesana, dan kembali menemui mereka.
hal kedua yang akan saya rindukan, memang mereka, teman-teman seperjuangan saya, mulai dari 1 lelaki yang akan saya tunggu perubahannya, 3 sahabat saya masa kecil, 3 sahabat di sekitaran rumah saya, 1 sahabat saya dari dua tahun kami sekelas di Smp, sahabat-sahabat saya dari kelas Saone, begitupun dengan sahabat-sahabat saya dari dari kelas Senam Sabar, Sepeda dan teman-teman saya di kelas Casino yang sekarang. begitupun dengan Dua wanita cantik yang selalu bersama saya, yang selalu saya percayai, yang selalu mengerti saya. tanpa melupakan teman-teman dari sekolah saya tercinta SMANTRI PADANG.
waktunya memang sudah dekat, dan pada akhirnya hari dimana keberangkatan itu pasti akan datang, bagaimanapun hal yang akan saya ucapkan pertama kali adalah rasa terima kasih yang begitu besar. dan yang kedua saya akan merindukan ini semua. semuanya tanpa ada yang terlupakan sama sekali. terima kasih dukungannya. semoga di lain waktu kita bisa bertemu dan berbagi cerita kembali :)
little more memories. i'll miss you
i was born here, and i'll back here
bless me, i love you with all of my heart guys! {}
write by @istiqasuwondo

Komentar